Page Detail

Selangkah Menuju Peresmian Prodi Baru, FIB  UNS Gelar Finalisasi Revisi Borang

Selangkah Menuju Peresmian Prodi Baru, FIB UNS Gelar Finalisasi Revisi Borang

Saat ini kemampuan bahasa asing telah dijadikan salah satu persiapan untuk meningkatkan kompetensi dalam memasuki dunia kerja. Kesadaran itu membuat banyak orang Indonesia tertarik mempelajari bahasa asing, salah satunya adalah Bahasa Mandarin. Mengilhami hal tersebut Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta segera melahirkan Program Studi (prodi) S-1 Bahasa Mandarin dan Kebudaya Tiongkok, perjalanan membangun sebuah prodi baru tentu banyak proses yang perlu dilewati, misalnya pembuatan borang secara terperinci dan sistematis, berangkat dari hal tersebut FIB sudah berproses sampai Finalisasi Revisi Borang yang digelar pada Senin pagi (14/03/2022) di Ruang Ngarsopuro, Swiss-Belhotel, Gilingan, Solo.

Prof. Dr. Izza Mafruhah, S.E., M.Si. dan Prof. Riyadi Santosa, M.Ed, Ph.D diundang sebagai reviewer dalam kegiatan kali ini. Prof. Dr. Warto, M.Hum, Dekan FIB UNS, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan untuk berkomunikasi dengan anggota tim penilai, agar borang yang tersusun segera selesai dan sesuai dengan pedoman yang ada “Pada kesempatan pagi ini kami mengundang Prof. Izza untuk berdiskusi bersama terkait borang yang kami perbaiki sudahkah benar atau belum, kami harap  bisa dibantu dengan semaksimal mungkin” ungkapnya.


Melalui review Prof. Izza memberikan beberapa masukan terkait gambaran keunggulan prodi, profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan. “Perlu ditekankan mengenai keunggulan prodi, misalnya keunggulan kurikulum dengan prodi sejenis namun beda universitas, dasar utama pendirian prodi perlu dirinci dan dipertegas, dari segi aspek kebutuhan, kesempatan kerja, kerjasama, dan peluang ke depan. Hal yang tidak kalah penting lainnya adalah memunculkan lebih banyak aspek teoritis bukan ketrampilan” tuturnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 24 orang yang terdiri dari jajaran Dekanat, Dosen, dan Tenaga Kependidikan FIB. Selesai Prof. Izaa yang fokus review terkait analisis bisnis, Prof. Riyadi Santosa sebagai Tim Penilai Kelayakan Senat Akademik UNS, yang memberikan review pada aspek kurikulum. Sembari memberikan harapannya agar prodi S-1 Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok lekas berdiri, Prof. Dr. Tri Wiratno, M.A, Wakil Dekan Akademik, Riset, dan Kemahasiswaan FIB menutup kegiatan tersebut. (Rensi)