Page Detail

Riset Grup Sastra Indonesia FIB UNS Gelar Pelatihan Penulisan Berita Positif dan Beretika bagi Siswa SMA IT Istiqomah Temanggung

Riset Grup Sastra Indonesia FIB UNS Gelar Pelatihan Penulisan Berita Positif dan Beretika bagi Siswa SMA IT Istiqomah Temanggung

Riset Grup (RG) Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pelatihan Penulisan Berita yang Positif dan Beretika bagi siswa SMA IT Istiqomah, Jalan Banjar Greges, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung”. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu(13/6/2026) di Aula SMA IT Istiqomah.

Kegiatan ini merupakan upaya peningkatan literasi media dan kemampuan jurnalistik generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital. Melalui pelatihan tersebut, peserta diajak memahami pentingnya menyaring informasi, menulis berita secara bertanggung jawab, serta mengembangkan budaya komunikasi yang sehat dan konstruktif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Ketua riset yang juga Dekan FIB UNS, Dr. Dwi Susanto, M.Hum., melalui sambutannya mengatakan bahwa kemampuan menulis berita merupakan salah satu keterampilan penting abad ke-21 yang harus dimiliki generasi muda. Selain mendukung kemampuan berpikir kritis, keterampilan jurnalistik juga berperan dalam membangun budaya literasi yang sehat, demokratis, dan berintegritas.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan oleh narasumber. Asep Yudha Wirajaya, S.S., MA., sebagai narasumber pertama menjelaskan tentang “Berita Baik dan Beretika”. Asep mengajak peserta untuk memahami berbagai tantangan ekosistem informasi digital, termasuk fenomena hoaks, clickbait, disinformasi, dan rendahnya tingkat literasi media masyarakat.

“Mari kita berkenalan pada prinsip-prinsip berita yang baik dan beretika, seperti akurasi, keberimbangan, konstruktivitas, dan dampak positif bagi masyarakat. Selain itu, peserta memperoleh keterampilan praktis melakukan verifikasi informasi melalui metode S.I.F.T. (Stop, Investigate, Find Better Coverage, dan Trace Claims) sebelum menyebarkan informasi kepada public,” jelas Asep.

Selanjutnya narasumber kedua, Rianna Wati, S.S., M.A. Melalui materinya yang berjudul “Jurnalis Muda Berintegritas: Menulis Berita yang Etis, Positif, dan Berkah”, dosen mata kuliah penulisan kreatif itu menjelaskan tentang pentingnya integritas dalam praktik jurnalistik. “Prinsip-prinsip etika jurnalistik yang meliputi kejujuran, keadilan, amanah, tanggung jawab sosial, serta pentingnya melakukan tabayun atau klarifikasi sebelum menyebarkan informasi.”

Melalui kegiatan ini, Riset Grup Sastra Indonesia FIB UNS berharap dapat berkontribusi dalam membangun generasi muda yang memiliki kemampuan literasi media yang baik, kritis terhadap informasi, serta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang positif, edukatif, dan berintegritas. Di tengah maraknya penyebaran informasi yang belum tentu benar, pelajar diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang turut menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab. (Humas/ WD II FIB UNS)