Page Detail

Kuliah Pakar Prodi S-2 Ilmu Linguistik FIB UNS Kupas Kajian Etnolinguistik di Era Digital.

Kuliah Pakar Prodi S-2 Ilmu Linguistik FIB UNS Kupas Kajian Etnolinguistik di Era Digital.

Program Studi (Prodi) S-2 Ilmu Linguistik Fakulas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Kuliah Pakar. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (15/4/2026) pagi di Ruang Seminar FIB UNS. Narasumber dalam kegiatan ini adalah, Prof. Dr. Suhandano, M.A, Ketua Departemen Bahasa dan Sastra FIB Universitas Gadjah Mada (UGM), dengan mengusung tema “Etnolinguistik di Era Digital”.

Ketua Prodi S-2 Ilmu Linguistik, Dr. Arifuddin, Lc., M.A. saat meyampaikan sambutan menyatakan bahwa kuliah akar ini merupakan upaya prodi untuk menghadirkan wawasan keilmuan yang lebih luas. “Kegiatan ini dapat sebagai ruang diskusi dan diharapkan dapat melahirkan pemahaman yang lebih segar,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan FIB UNS, Dr. Dwi Susanto, M.Hum., menegaskan pada peserta untuk fokus dan serius mengikuti kegiatan ini. “Melalui kuliah pakar ini peserta harus mengambil inspirasi dari apa yg disampaikan oleh narasumber, kemudian menuangkannya dalam sajian penelitian,” paparnya.

Selepas kegiatan dibuka oleh Dekan FIB UNS, Prof. Suhandano melalui materinya yang berjudul “Etnolinguistik Studi Budaya Etnik lewat Bahasa” menjelaskan pengertian tentang etnolinguistik. “Etnolinguistik adalah studi bahasa pada suku bangsa atau etnik tertentu, di dalamnya mengeksplorasi bagaimana fenomena bahasa dalam suatu etnik mencerminkan budayanya atau pandangan dunia penuturnya.” Jelasnya.

Prof. Suhandano juga menambahkan bahwa etnolinguistik mengeksplorasi bagaimana suatu etnik memahami dan merepresentasikan realitas melalui bahasa. Etnolinguistik bertumpang tindih dengan linguistik kultural, atropologis linguistik, dan etnosains.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa Prodi S-2 Ilmu Linguistik, dan mahasiswa Prodi S-1 Sastra Indonesia FIB UNS. Kuliah pakar ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang mempertegas pentingnya adaptasi ilmu linguistik di tengah arus teknologi. Dengan berakhirnya diskusi mengenai etnolinguistik digital ini, Prodi S-2 Ilmu Linguistik FIB UNS berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang diskusi intelektual yang relevan dengan tantangan zaman. (Humas/ WD II FIB UNS)