Page Detail

HMP Pandawa FIB UNS, Adakan Rangkaian Kegiatan Palawa 2020

HMP Pandawa FIB UNS, Adakan Rangkaian Kegiatan Palawa 2020

Himpunan mahasiswa prodi Sastra Daerah (HMP Pandawa) Fakultas Ilmu Budaya (FIB), UNS, mengadakan serangkaian kegiatan Pandawa labuh Jawa (Palawa) 2020.  Kegiatan tahunan HMP Pandawa kali ini mengangkat tema Sumunaring Sastra Jawa ing Mangsa Bebendu, adapun rangkaian acaranya meliputi, lomba macapat, sinau bareng sastra Jawa kuna dan webinar sastra.

Lomba macapat menjadi pembuka kegiatan Palawa 2020 dilaksanakan pada (15/10/2020), karena pandemi Covid-19 kegiatan harus dilakukan secara daring. Setiap peserta harus mendokumentasikan sajian tembang macapat lewat video, kelompok perlombaan dibagi menjadi dua putra dan putri. Peserta wajib menyajikan 1 bait tembang wajib Dhandhanggula Tinjomoyo Laras Slendro Pathet Sanga dan 1 bait tembang macapat pilihan dari peserta, dengan cakepan yang dibuat sendiri dengan tema Pamuji Murih Rahayuning Bawana.

Rangkain acara Palawa 2020 yang kedua adalah Sinau Bareng Jawa Kuna, dalam acara tersebut membahas seluk beluk Jawa Kuna baik secara umum, bahasa, aksara, sastra, maupun kaitannya dengan ilmu disiplin yang lain.  Kegiatan ini dilakukan pada, (24,25,31/10/2020) melalui platform Zoom Meeting. hadir sebagai narasumber Drs. Suparjo M. Hum, Adi Wisnurutomo, dan Rendra Agusta.

Sebagai puncak Palawa 2020 HMP Pandawa mengadakan webinar sastra pada Sabtu (14/11/2020), kegiatan ini disiarkan lansung melalui Zoom Cloud Meeting dan kanal  Youtube HMP Pandawa. Topik yang diangakat adalah Perkembangan dan Masa Depan Sastra Jawa Modern, adapun narasumbernya Drs. Dhanu Priyo Prabowo, M.Hum. (sastrawan, peneliti sastra Jawa dan alumni Sastra Daerah UNS) dan Jefrianto, S.Pd (praktisi sastra Jawa dan founder Damel Ukara).  

Dalam webinar sastra ini juga dipermanis dengan adanya launching mars HMP Pandawa. Dengan irama yang semangat mars HMP Pandawa agaknya mampu, membakar kobaran semangat setiap peserta untuk mengikuti webinar ini. Dhanu Priyo Prabowo mengawali pembahasan mengenai Perkembangan Sastra Jawa dari Abad 20 Sampai Sekarang, dalam materinya dia menekankan bahwa setiap mahasiswa Sastra Jawa, harus aktif dan produktif dalam memperkaya wawasan keilmuan juga berkarya, untuk menjaga eksistensi Sastra Jawa di era modern.

“Sebagai mahasiswa perbanyak ikuti seminar, ambil kegiatan itu sebagai wujud anda memperkaya wawasan tentang hal apapun, serap materinya, olah dalam pemikiran dan lahirkan sebuah karya sastra Jawa. Jangan sampai kesastraan Jawa mengalami stagnasi” jelas Dhanu.

Narasumber kedua, Jefrianto, dengan membawa pembahasan materi berjudul Ngumpulke Balung Pisah Eskapisme Kesusastraan Jawa Masa Kini. Dalam paparnya pengarang Antologi Geguritan Tunggal Prabayekti ini menjelaskan bahwa, kesusastraan Jawa tidak akan mati. “Ada anggapan bahwa praktisi Sastra Jawa hanya dari kalangan orang tua. Anggapan tersebut salah besar, menurut pengamatan saya, ada banyak sekali komintas Sastra Jawa. Misalnya, Jawa Sastra Culture Movement, Komunitas Sarda, Kamunitas Jagongan Naskah, Komunitas Bala Jawa dan masih banyak lagi, anggota dari berbagai kumonitas ini terdiri dari anak-anak muda. Dari merekalah akan muncul Sastra Jawa yang baru dan lebih segar” ungkapnya.

Lewat webinar ini mengerucut suatu kesimpulan bahwa, Sastra Jawa akan terus eksis dalam dunia sastra dan kreativitas, serta inovasi juga terus dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas sastra dan budaya. Menjadi sastrawan yang berhasil harus berani dan tidak boleh manja serta mencari ilmu dari berbagai sumber yang berkualitas. webinar sastra dengan tema Perkembangan dan Masa Depan Sastra Jawa Modern, diakhiri dengan pengumuman pemenang lomba macapat. Adapun daftar juara lomba macapat Palawa 2020 adalah :

Lomba Macapat Putra

Juara I             : M. Fajar (Universitas Sebelas Maret)

Juara II            : Tri Duto Utomo (Universitas Negeri Semarang)

Juara II            : Riyos Aldi juniawan (Universitas Negeri Surabaya)

Lomba Macapat Putri

Juara I             : Hanamar Sekar Kinanthi (Universitas Sebelas Maret)

Juara II            : Azizah Miraj Nanda (Universitas Negeri Surabaya)

Juara II            : Aryn Dwi Handayani (SKTIP PGRI Ponorogo)

(Rensi)