Page Detail

FIB UNS Kembali Gelar Kursus Kebudayaan Jawa untuk Mahasiswa Xihua University Tiongkok

FIB UNS Kembali Gelar Kursus Kebudayaan Jawa untuk Mahasiswa Xihua University Tiongkok

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret (FIB UNS) kembali menyelenggarakan program Kursus Kebudayaan Jawa yang diikuti oleh rombongan mahasiswa dari Xihua University, Tiongkok. Kegiatan ini berlangsung selama sepekan penuh, terhitung mulai tanggal 20 hingga 26 Juli 2026.

Tujuan utama dari penyelenggaraan kursus ini adalah untuk memperkenalkan dan melestarikan warisan budaya Jawa kepada generasi muda, sekaligus memperkuat hubungan persahabatan antar dua negara yang berbeda latar belakang budaya. Selama seminggu penuh, lingkungan kampus UNS menjadi pusat pembelajaran dan dialog budaya bagi para peserta.

Rangkaian kegiatan diawali pada hari Minggu (19/7/2026) dengan penjemputan rombongan mahasiswa Xihua University di Bandara Adi Sumarmo oleh perwakilan FIB UNS. Kedatangan mereka disambut dengan hangat dan menjadi awal yang baik bagi jalinan persahabatan yang akan terbangun selama seminggu ke depan.

Pembukaan resmi Kursus Kebudayaan Jawa dilaksanakan pada hari Senin (20/7/2026) di Ruang Seminar FIB UNS. Acara ini dihadiri dan diresmikan oleh jajaran pimpinan Universitas, termasuk Wakil Rektor Bidang Akademik dan Penelitian UNS, Direktur Direktorat Perencanaan, Kerjasama, Internasionalisasi, dan Reputasi UNS, Kepala Subdirektorat Layanan Internasional UNS, Ketua dan Sekretaris Badan Pengembangan Budaya UNS, Kepala Pusat Bahasa Mandarin pihak Xihua University, Dekan FSRD, FT, FH, dan FP UNS, serta jajaran pimpinan di lingkungan FIB UNS.

Usai seremonial pembukaan, mahasiswa Xihua University diajak mengelilingi kampus UNS menggunakan mobil golf untuk mengenal lingkungan kampus. Selanjutnya, bertempat di Ruang Sidang 1 FIB UNS, mereka mengikuti sesi materi pengenalan dasar-dasar bahasa Indonesia. Hari pertama kursus ditutup dengan paparan mendalam mengenai Sejarah dan Kebudayaan Indonesia oleh Dr. Bagus Sekar Alam, M.Si.

Pada hari kedua (21/7/2026), fokus pembelajaran beralih ke aspek estetika Jawa. Di sesi pagi, mahasiswa Xihua University belajar nembang Jawa di bawah bimbingan Drs. Imam Sutardjo, M.Hum., dengan Quinta Avenida, B.Ed., MTCSOL sebagai penerjemah. Mereka diperkenalkan dengan falsafah hidup Jawa yang terkandung dalam metrum dan laras tembang Macapat.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi musik gamelan Jawa, yang disampaikan oleh Drs. Sisyono Eko Widodo, M.Hum. Mahasiswa Xihua University berkesempatan untuk mencoba langsung memainkan alat musik saron, demung, dan gong. Hari kedua ditutup dengan materi menari Jawa oleh Siti Muslifah S.S., M.Hum, dkk., didampingi Tati Sugiarti, S.S., M.TCSOL, di mana mahasiswa belajar gerak tari Jawa yang gemulai dan sarat makna.

Hari ketiga (22/7/2026) menjadi momen bagi mahasiswa Xihua University untuk menjelajahi dunia simbol dan seni kriya Jawa. Sesi pagi diawali dengan paparan tentang Wayang oleh Drs. Imam Sutardjo, M.Hum. Mereka diperkenalkan dengan mitologi, moralitas, dan tatanan kosmos dalam pewayangan Jawa. Selanjutnya, kegiatan bergeser ke Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), di mana mahasiswa belajar tentang teknik membatik dan berkesempatan untuk mencoba langsung membuat pola batik di atas kain.

Pada hari keempat (23/7/2026), mahasiswa Xihua University mengikuti kegiatan napak tilas sejarah dan arsitektur di bawah pendampingan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FIB UNS, Dr. Yusana Sasanti Dadtun. M.Hum. Rombongan mengunjungi Pura Mangkunegaran untuk mengagumi perpaduan arsitektur Jawa-Eropa. Kemudian, mereka berlanjut ke Pasar Gede dan Javenir untuk berinteraksi langsung dengan pedagang dan mengamati geliat transaksi budaya yang otentik. Dr. Yusana kemudian membimbing mereka ke Museum Keris untuk menyingkap tabir mitos dan keahlian metalurgi dalam pembuatan keris.

Hari kelima (24/7/2026) menjadi puncak kegiatan dengan penampilan peserta kursus di Ruang Seminar FIB UNS. Mahasiswa Xihua University menampilkan apa yang telah mereka pelajari selama sepekan, seperti tembang, gerak tari, hingga pengenalan wayang. Penampilan ini menjadi bukti keberhasilan mereka dalam memahami dan mengapresiasi budaya Jawa. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada peserta oleh Dekan FIB UNS sebagai tanda penghargaan atas partisipasi mereka. Kursus Kebudayaan Jawa tahun 2026 resmi ditutup oleh Bidang Perencanaan, Kerjasama, Internasionalisasi, dan Informasi, Prof. Irwan Trinugroho, S.E., M.Sc., Ph.D.

Namun, kejutan masih belum berakhir. Usai rehat siang, rombongan mahasiswa Xihua University diajak mengunjungi sentra industri tradisional Ciu Bekonang di daerah Sukoharjo. Di bawah bimbingan Dr. Yusana dan tim, mereka belajar tentang proses pembuatan ciu, produk lokal yang memiliki sejarah panjang dalam mozaik sosial-budaya masyarakat Solo.

Hari keenam (25/7/2026) dihabiskan dengan mengunjungi kompleks Candi Prambanan. Mahasiswa Xihua University terpukau dengan keagungan arsitektur Hindu dan relief Ramayana yang terpahat indah. Perjalanan dilanjutkan ke Keraton Boko, situs istana di atas bukit yang menyuguhkan pemandangan alam memesona.

Hari terakhir (26/7/2026) menjadi momen perpisahan. Rombongan mahasiswa Xihua University meninggalkan Solo melalui Bandara Adi Sumarmo. Lambaian tangan mereka di ruang tunggu menjadi tanda perpisahan. Meskipun perjalanan mereka di FIB UNS telah usai, kenangan dan pemahaman mendalam tentang Kebudayaan Jawa yang mereka peroleh akan tetap membekas dalam hati mereka.

Melalui program ini, FIB UNS telah berhasil mempererat hubungan persahabatan antar dua negara dan melestarikan warisan budaya Jawa kepada generasi muda. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen FIB UNS dalam memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada dunia. (Humas/WD II FIB UNS)