Page Detail

FIB UNS Gelar Kuliah Umum "Green Campus": Belajar Kelestarian Lingkungan dan Disiplin dari Jepang

FIB UNS Gelar Kuliah Umum "Green Campus": Belajar Kelestarian Lingkungan dan Disiplin dari Jepang

SURAKARTA, 13 Oktober 2026 — Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) sukses menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk "Green Campus" pada Senin hingga Selasa (12–13 Oktober 2026). Menghadirkan akademisi Dr. Kawasaki Naomi sebagai narasumber utama, acara ini mengajak mahasiswa menggali inspirasi dari praktik pelestarian lingkungan serta budaya disiplin masyarakat Jepang untuk diimplementasikan dalam kehidupan akademik maupun sehari-hari.

 

Pada sesi hari pertama (12/10), pembahasan difokuskan pada "Budaya Menjaga Lingkungan dan Membuang Sampah di Jepang". Dr. Kawasaki Naomi menekankan bahwa kebersihan ruang publik di Negeri Sakura berakar dari tingginya kesadaran dan tanggung jawab setiap individu. Beliau mencontohkan sistem pemilahan sampah yang ketat, di mana masyarakat wajib memisahkan limbah berdasarkan jenisnya—seperti moeru gomi (sampah yang dapat dibakar) dan moenai gomi (sampah yang tidak dapat dibakar). Proses pembuangannya pun harus mengikuti jadwal yang telah ditentukan, membuktikan bahwa pengelolaan lingkungan yang optimal membutuhkan sinergi antara aturan yang jelas dan partisipasi aktif warga.

 

Memasuki hari kedua (13/10), kegiatan dilanjutkan dengan mengusung tema "Pengenalan Budaya Disiplin Belajar dan Kerja di Jepang". Dr. Kawasaki tidak hanya memaparkan teori kedisiplinan, tetapi juga memperkenalkan etika interaksi sehari-hari. Mahasiswa diajarkan tata krama berdiri dan duduk yang sopan, penggunaan sapaan formal, hingga ungkapan permohonan maaf yang tepat. Hal ini menegaskan bahwa kedisiplinan di Jepang bukan sekadar kepatuhan pada aturan, melainkan juga tercermin dalam sikap dan cara menghargai orang lain.

 

Lebih dalam lagi, narasumber turut membedah filosofi Kaizen (改善)—prinsip perbaikan berkelanjutan melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Filosofi ini sangat relevan untuk diaplikasikan mahasiswa dalam mengevaluasi diri serta meningkatkan kualitas belajar maupun etos kerja.

 

Guna memberikan pengalaman yang lebih interaktif, mahasiswa juga diajak mempraktikkan langsung nilai-nilai kolaborasi melalui seni melipat origami. Setiap mahasiswa ditantang untuk membuat satu bagian lipatan, yang kemudian disatukan dengan karya mahasiswa lain hingga merangkai sebuah bola utuh. Aktivitas filosofis ini mengajarkan pentingnya ketelitian, kedisiplinan, dan kontribusi setiap individu dalam kerja sama tim demi mencapai satu tujuan besar yang tidak bisa diselesaikan secara individual.

 

Penyelenggaraan Kuliah Umum Green Campus ini diharapkan tidak hanya memperluas wawasan lintas budaya, tetapi juga memicu sivitas akademika FIB UNS untuk mengadaptasi nilai-nilai positif tersebut. Etos kebersihan, kedisiplinan, dan kolaborasi yang dipelajari diproyeksikan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa, baik dalam mewujudkan lingkungan kampus yang kondusif maupun sebagai persiapan menyongsong dunia profesional.