Page Detail

FIB Selenggarakan Workshop Penyusunan dan Evaluasi Road Map P2M, serta Penyusunan Proposal Pengabdian Internasional Mandatori

FIB Selenggarakan Workshop Penyusunan dan Evaluasi Road Map P2M, serta Penyusunan Proposal Pengabdian Internasional Mandatori

Rabu pagi, tanggal 17 Juni 2026, di Ruang Seminar Gedung I Suharno, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kegiatan Workshop Penyusunan dan Evaluasi Road Map P2M, serta Penyusunan Proposal Pengabdian Internasional Mandatori (PIM). Kegiatan yang diinisiasi oleh Koordinator Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Fakultas (KPPMF) di bawah koordinasi Dekan dan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FIB UNS.

Pada kegiatan ini, narasumber yang dihadirkan adalah Anif Jamaluddin, S.Si., M.Si., Ph.D. (Kepala Unit Penjaminan Mutu Penelitian dan Pengabdian LPPM). Anif melalui materinya menjelaskan tentang keterkaitan antara 16 tema penelitian UNS yang telah disesuaikan dengan rumusan Riset dan Teknologi (RISTEK) dan Sistem Inovasi Nasional (SINAS).

“Enam belas tema tersebut meliputi pengentasan kemiskinan, perubahan iklim dan keanekaragaman hayati, energi baru dan terbarukan, ketahanan dan keamanan pangan, kesehatan, penyakit tropis, gizi dan obat-obatan, pengelolaan dan mitigasi bencana, integrasi nasional dan harmoni social, otonami daerah dan desentralisasi, seni dan budaya/industri kreatif, infrastruktur, transportasi dan teknologi pertahanan, teknologi informasi dan komunikasi, pembangunan manusia dan daya saing bangsa, javanologi, finance dan banking, Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan, serta teknologi fasilitas kesehatan,” ungkap Anif.

Melalui pemaparannya, Anif juga berpesan bahwa road map penelitian dan pengabdian berpayung kepada tema penelitian dan SDG’s, yang selanjutnya dikaitkan dengan tema-tema penelitian dalam bidang ilmu budaya yang secara garis besar melingkupi; kajian budaya, kajian sastra, kajian linguisik. “Pada kegiatan pengabdian ini, pilihan tema dapat dipilih dan sesuaikan dengan keilmuan fakultas, kemudian untuk SDG’s, minimal mencantumkan 2 SDG; yaitu SDG’s  4 dan 17,” pungkasnya. (Humas/ WD II FIB UNS)