Dosen FIB UNS Menyampaikan Hasil Penelitiannya di Universitas Leiden
Tiga dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) menjadi narasumber dalam kegiatan di Universitas Leiden Belanda, bertajuk The Research Project The Javanese Maps of 1825. Adapun ketiga dosen tersebut adalah, Prof. Dr. Warto, M.Hum., (dosen Program Studi Ilmu Sejarah) Dr. Asti Kurniawati, M.Hum. (dosen Program Studi Ilmu Sejarah), dan Dr. Siti Muslifah, M.Hum. (dosen Program Studi Sastra Daerah). Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari (12-19/12/2025) dengan peserta terdiri dari mahasiswa dan dosen Lorentz Centre Leiden.
Prof. Dr. Bernard Arps (Professor of Indonesian and Javanese Language and Culture, Universitas Leiden) menyampaikan materi mengenai peta Kabupaten Semarang tahun 1825 yang tersimpan di Arsip Nasional, Den Haag. “Terdapat sebelas peta tentang distrik-distrik di Kabupaten Semarang yang menunjukkan bulan pembuatannya adalah menjelang Perang Jawa. Hipotesis awal dari pembacaan peta masing-masing distrik di Kabupaten Semarang tersebut adalah bahwa peta dibuat oleh orang-orang Jawa dengan sistem pengetahuan masyarakat Jawa pada zamannya,” ungkap Prof. Bernard.

Sementara itu, Prof. Warto membentangkan hasil penelitiannya tentang peta Distrik Tingkir yang menunjukkan ‘tumpang caruk’ dalam sistem pembagian wilayah di Jawa. Dr. Asti Kurniawati, M.Hum. memaparkan tentang peta Semarang yang dibuat dengan sistem pengetahuan orang Jawa sehingga tampak berbeda dengan peta Semarang yang dibuat orang Barat, dan Dr. Siti Muslifah, M.Hum. memaparkan tentang pembuatan peta Distrik Salatiga.
Workshop ini melibatkan 25 ilmuwan dari berbagai perguruan tinggi di dunia. Selain Universitas Sebelas Maret, presenter lain dari Indonesia adalah dari Universitas Brawijaya. Selebihnya adalah para ilmuwan dari berbagai perguruan tinggi di dunia, yaitu dari Leiden University, New York University, Australian National University, Austrian Academy of Sciences, National University of Singapore, SOAS University of London, Yale University, University of Sheffield, Geneva Graduate Institute, University of Victoria, Hebrew University of Jerusalem, Harvard University. (Humas/ WD II FIB UNS)