Page Detail

Dekan FIB UNS Paparkan Aksara Budaya pada Menteri Kebudayaan RI

Dekan FIB UNS Paparkan Aksara Budaya pada Menteri Kebudayaan RI

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Prof (Hon) Dr. Fadli Zon, S.S., M.Sc., mengunjungi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret (FIB UNS) pada Kamis pagi (26/3/2026). Kunjungan Menteri Kebudayaan RI bertujuan untuk mendengarkan secara langsung paparan dari Dekan FIB UNS perihal pembangunan Gedung Aksara dan meninjau lokasi bangunan.

Dalam pemaparannya, Dwi Susanto menjelaskan rencana pembangunan Gedung Aksara Budaya di lingkungan FIB UNS. Menurut Dwi Susanto, gedung ini akan menjadi wadah pelestarian dan konservasi budaya. “Aksara Budaya rencananya akan menjadi wadah konservasi budaya seperti proses restorasi candi, pelindungan naskah kuno, dan pelestarian situs warisan dunia. Kemudian gedung ini dapat juga digunakan untuk, membangkitkan antusias anak-anak belajar tentang kebudayaan. Kami akan mengakomodir pembelajaran kebudayaan dengan kemasan yang menarik. Adapun materinya adalah menari, membatik, dan belajar musik tradisi,” jelasnya.

Dwi Susanto juga menambahkan bahwa Gedung Akasara Budaya ini dapat menjadi saluran pengembangan kreativitas dan ekonomi kreatif. “Kami juga berkeyakinan bahwa Aksara Budaya akan menjadi wadah bagi komunitas seni, para seniman, pelaku budaya, penggiat literasi kebudayaan, Lembaga budaya, mahasiswa, dan masyarakat untuk mengembangkan daya kreatif mereka untuk menghasilkan karya dengan nilai jual,” imbuhnya.

Selain Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, hadir juga anggota Komisi III DPR Republik Indonesia, Dr. Muhammad Toha, Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Dr. Restu Gunawan, Deputi Bidang Konservasi Arsip ANRI, Dr. Kandar, Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Dr. Ganjar Harimansyah, dan Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati, S.Pd., M.Pd., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Ir. Dody Ariawan, S.T., M.T., Ph.D., Kepala dan Sekretaris Badan Pengembangan Budaya, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S. dan Prof. Dr. Warto, M.Hum. dalam kegiatan kali ini.