Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya UNS menerima tamu kunjungan dari Jurusan Bahasa Melayu Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya Universitas Fatoni, Thailand di Ruang Seminar FIB, Kamis (24/1/2019). Kunjungan ini dalam bentuk studi banding tentang program studi, kurikulum, dan sistem pembelajaran.

Kegiatan studi banding ini bertujuan untuk memberikan pengalaman dan wawasan baru tentang berbagai bidang dan aktivitas akademik baik pembelajaran, kurikulum, dan hal-hal yang terkait dengan sastra Indonesia. Hal disebabkan Jurusan Bahasa Melayu Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya Universitas Fatoni, Thailand memiliki konsentrasi bahasa Indonesia dan bahasa Melayu yang baru memiliki tiga angkatan. Oleh sebab itu sangat dibutuhkan bantuan dari Indonesia, khususnya untuk revisi kurikulum.

Rombongan dari Univeritas Fatoni, Thailand berjumlah 30 orang terdiri dari dosen dan mahasiswa yang berasal dari kelas konsentrasi bahasa Indonesia.  Dipimpin oleh Kepala Program Studi, Kun-Ares Tawandorloh. Rombongan diterima dengan baik oleh Pimpinan Fakultas Ilmu Budaya, Kaprodi Sastra Indonesia dan dosen dijajarannya serta pimpinan administrasi di FIB.

Dalam sambutannya, Kaprodi Sastra Indonesia, Rr. Chattri Sigit Widyastuti mengungkapkan, “Silaturahmi tidak hanya di bidang akademik, tetapi ke depan juga untuk menjalin kerja sama, baik kolaborasi penelitian, pengabdian, ataupun bidang lain. Misal, pertukaran pelajar atau transfer kredit dan pertukaran tenaga pengajar.”

“Prodi Sastra Indonesia FIB UNS berdiri sejak 1976 bersama dengan lahirnya UNS. Hal ini menjadikannya ujung tombak dan pengembangan sastra Indonesia melalui program-program yang dimiliki selain melahirkan mahasiswa dan alumni yang berprestasi, baik dalam negeri maupun kancah internasional, “ lanjut beliau di hadapan para peserta yang hadir.

Dilanjutkan sambutan dari Dekan Fakultas Ilmu Budaya. Beliau menyambut hangat dan positif dari kunjungan ini. Semoga dapat berkembang pada jalinan kerja sama tri dharma perguruan tinggi yang menguntungkan kedua belah pihak.

Selama tiga jam ke depan, para mahasiswa disuguhi beberapa prestasi yang telah diraih oleh Prodi Sastra Indonesia. Di samping itu, dikenalkan pula digitalisasi naskah-naskah kuno oleh salah satu pakar Sastra Indonesia, Asep Yudha Wirajaya. Disediakan juga waktu untuk diskusi tentang topik-topik lainnya yang menarik.

Salah satu mahasiwa Thailand, Halimoh Ha, mengungkapkan kesan-kesannya, “Kegiatan kunjungan ini saya pribadi dapat pengetahuan tentang budaya dan sastra Indonesia dari sudut pandang asli bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia sangat popular di sana. Semoga ini dapat menambah wawasan serta pengalaman, baik segi akademik atau sosial budaya. “

Kunjungan berakhir pada pukul 12.00. Kemudian, rombongan melanjutkan ke tujuan lain, yakni Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

%d bloggers like this: