S-1 Sastra Daerah (Jawa)

Program studi Sastra Daerah lahir pada Tahun 1976 dengan nama “Jurusan Sastra Budaya Jawa” bersama dengan lahirnya Universitas Negeri surakarta Sebelas Maret. Sejak tahun 1981 hingga sekarang berganti nama menjadi “Jurusan Sastra Daerah” berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi No. 39 tahun 1984. Dari sudut pandang historisnya Jurusan Sastra DAERAH SEJAK AWAL KELAHIRANNYA memiliki kedudukan strategis dalam dua hal; Pertama, secara geografis cultural keberadaannya menjadi syarat pendirian Universitas Negeri di Surakarta, mengingat Surakarta adalah Kota Budaya bahkan dapat disebut sebagai Pusat Kebudayaan Jawa, maka pendirian universitas negeri haruslah “mengemban” muatan lokal. Kedua, Program studi Sastra Daerah memiliki arti  penting bagi perwujudan program andalan UNS yaitu pembentukan Pusat Kajian Budaya Jawa. Bertolak kepada dua hal tersebut melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Jurusan Sastra Daerah selalu berperan aktif  dalam pencapaian substansi-eksistensi visi dan misi dari lembaga.

Visi

Mewujudkan program studi yang berkualitas dan unggul dalam keahlian filologi, linguistik, sastra dan budaya berbasis nilai-nilai luhur budaya Jawa.

Misi

  1. Menyelenggarakan proses belajar mengajar yang efektif dengan mengedepankan pembinaan suasana akademik yang sehat, demokratis, dan terpadu antara kegiatan kurikuler dan ekstra kurikuler dengan memanfaatkan teknologi  dan  informasi mutakhir, serta  tetap memperhatikan perkembangan budaya masyarakat.
  2. Melakukan penelitian yang berorientasi pada pelestarian, pengembangan dan pemanfaatan ilmu sastra, linguistik, filologi dan budaya Jawa.
  3. Melakukan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pembinaan dan pemberdayaan budaya Jawa dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Program Pengembangan Program Studi Sastra Daerah

Arah program pengembangan progam studi Sastra Daerah meliputi empat hal :

  1. Meningkatkan proses belajar mengajar yang meliputi : memperpendek masa studi mahasiswa, masa penulisan skripsi, masa tunggu lulusan untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kualitas lulusan.
  2. Mengembangkan Pusat studi Kebudayaan Jawa yang diharapkan menjadi program andalan pengembangan budaya di UNS.
  3. Meningkatkan kualitas penelitian melalui kompetisi penelitian diantara anggota staf pengajar.
  4. Meningkatkan frekuensi dan memperluas cakupan wilayah pengabdian kepada masyarakat

visit