Salah satu kemampuan yang perlu dimiliki oleh mahasiswa pada saat ini adalah berpikir kritis. Berpikir kritis dapat dilatih melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan serta aktif mengikuti kompetisi-kompetisi mahasiswa baik regional, nasional maupun internasional.

Menindaklanjuti hal ini, baru-baru ini Universitas Sebelas Maret mengirimkan delegasinya dalam kegiatan Unisi Arabic Debating Championsip (UADC) di Universitas Islam Indonesia ,Yogyakarta Rabu-Jumat (28 Februari – 2 Maret). UADC merupakan lomba khusus debat berbahasa Arab. Pada perhelatan kedua di tahun 2018 ini UADC  diikuti oleh 16 universitas dari seluruh Indonesia, bahkan ada satu universitas dari Malaysia yakni Universitas Sains Islam Malaysia (USIM).

Prodi Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret (UNS) turut berkontribusi dalam mengikuti ajang perlombaan ini. UNS mengirimkan 2 tim yang masing-masing tim terdiri dari 4 peserta, yakni terbagi dalam Tim UNS A dan tim UNS B. Sistem perlombaan terbagi menjadi 4 bagian, bagian penyisihan, perempat final, semi final dan final.

Sebagai juara pertama diraih oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Juara 2 diraih oleh tim Universitas Sains Islam Malaysia, dan juara 3 di raih oleh  Universitas Negeri Malang.

Selain itu ada juga penghargaan lain sebagai 10 best speakers, dan Yusuf Haikal dari Fakultas Ilmu Budaya yang tergabung dalam  tim UNS A menjadi salah satu pembicara terbaik dari 10 pembicara tersebut.

Selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Supardjo mengaku bangga atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya ini. “Selamat dan sukses bagi pemenang. Semoga mahasiswa-mahasiswa yang lain dapat menyusul membawa kemajuan serta mengharumkan nama UNS.”

%d bloggers like this: