Penyataan tersebut disampaikan oleh Supardjo, Wakil dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Ilmu Budaya UNS dalam acara Pelantikan Pengurus UKM dan HMP di Lingkungan FIB masa bakti 2017, Selasa (24/1) di ruang seminar gedung 3 FIB.

Pada kesempatan tersebut terdapat 19 organisasi mahasiswa (ormawa) yang dilantik oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, meliputi :

  • Ÿ DEMA (Dewan Mahasiswa)
  • Ÿ BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa)
  • Ÿ UKM WISMAKARMAN (Kesenian Tradisonal)
  •  UKM SENTRAYA BHUANA (Pecinta Alam)
  • Ÿ UKM TESA (Teater Sastra)
  • Ÿ UKM KALPADRUMA (Lembaga Pers Mahasiswa)
  • Ÿ UKM KMF (Komunitas Musik dan Film)
  • Ÿ UKM SKI (Syiar Kegiatan Islam)
  • Ÿ UKM KMK (Komunitas Mahasiswa Katholik)
  • Ÿ UKM PMK (Persekutuan Mahasiswa Kristen)
  • Ÿ UKM SSC (Sastra Study Club)
  • Ÿ HMP Pandawa (Sastra Daerah)
  • Ÿ HMP Kemasindo (Sastra Indonesia)
  • Ÿ HMP EDCOM (Sastra Inggris)
  • Ÿ HMP FMS (Ilmu Sejarah)
  • Ÿ HMP QIS’AR (Sastra Arab)
  • Ÿ HMP FORMADASI (D3 Bahasa Inggris)
  • Ÿ HMP FORMADGATA (D3 UPW)
  • Ÿ HMP HIMADACI (D3 Bahasa Mandarin)

“Kami percaya pengurus baru ini mampu bekerjasama dan bersinergi dengan FIB untuk meningkatkan prestasi dan softskill yang dimiliki. Disamping bidang bakat, titik tekan FIB adalah bidang Penalaran (PKM) kata Supardjo.

Tahun 2016 ada 10 judul PKM di danai dan tiga judul PKM FIB yang lolos ke Pimnas, Semoga dalam kepengurusan ormawa yang baru mampu menambah prestasi yang membanggakan bagi fakultas,” lanjut beliau dihadapan 57 orang pengurus baru.

Walaupun demikian kami terus mendorong para UKM untuk memaksimalkan potensi dalam bidang bakat. Hal ini dapat dilihat pada kegiatan-kegiatan yang telah diprogramkan di tahun 2017 ini misalnya :

  • Kegiatan muhibah seni yang akan dilakukan oleh UKM Wismakarman pada bulan September di Universiti Utara Malaysia.
  • UKM TESA yang akan mengisi pentas teater dalam Ajang Majelis Sastra Asia Tenggara di Jakarta bulan Oktober mendatang.

Di akhir kegiatan, Supardjo berharap agar masing-masing ormawa mengoptimalkan apa yang dimiliki FIB sebagai modal utama dalam rangka berkegiatan.

%d blogger menyukai ini: