Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret mengadakan  program Visiting Profesor  yaitu mendatangkan pakar di bidang Linguistik dan Penerjemahan dari Jerman, Prof. Dr. Dr. H.c. mult. Juliane House selama dua Minggu, (10-24/9). Beliau merupakan pakar yang sangat produktif menghasilkan tulisan dalam bentuk buku dan jurnal yang menjadi rujukan akademik mendunia di bidangnya. Setelah pensiun dari Hamburg University pada tahun 2016. Juliane House tetap aktif sebagai profesor di Hellenic American University, Yunani. Sebelumnya, beliau pernah diundang oleh FIB UNS sebagai pembicara pada International Conference on Linguistics and Translation (ICOLT) pada 15-16 November 2016 lalu.

Selama dua minggu ini agenda Juliane House adalah :

  • Studium Generale yang dilakukan tiga kali yang diperuntukkan bagi mahasiswa D3 Bahasa Inggris, S1 Sastra Inggris, S2 dan S3 Linguistik. Bagi mahasiswa S1 penerjemahan dan linguistic.

Studium generale tersebut merupakan bagian dari pertemuan mata kuliah berkredit. Adapun tema yang disampaikan adalam perkuliahan tersebut adalah Translatory Action and Intercultural Communication,  Rabu (13/9), English as a Golbal Lingua Franca and its Impact on other languages and Translation (Jumat, 15 September 2017) dan Translation Research Method, Senin (18/9)

  • Seminar on Linguistics and Translation, Rabu (20/9)
  • Review Kurikulum prodi S1 Sastra Inggris yaitu diskusi silabus mata kuliah terkait linguistik dan penerjemahan, Selasa (19/9)
  • Konsultasi makalah, penelitian, dan disertasi bagi mahasiswa dan dosen yang dilakukan setiap hari di luar jadwal kegiatan di atas.

Puncak kegiatan visiting professor adalah penyelenggaran seminar on Linguistics and Translation, Rabu (20/9) di Ruang Seminar. Dihadapan serratus enam puluhan peserta, beliau berbicara tentang “Cognitive Aspects on Translation” dan dipanelkan Dr. Tri Wiratno staff pengajar FIB yang di tahun 2016 kemaren mengikuti program visiting scholar di Sydeny Universitas, Australia. Doktor Tri Wiratno berbicara tentang “Systemic Functional Linguistics, Discourse, and Translation”.

%d blogger menyukai ini: