Sebagai upaya mengembangkan jejaring kerjasama internasional, pada tanggal 17-18 September 2018, Universitas Sebelas Maret Surakarta berkunjung ke Xihua University dalam rangka penandatanganan MoA Operasional Pendirian Pusat Bahasa Mandarin (Confucius Institute) antara Rektor UNS, Ravik Karsidi dengan Rektor XHU, Liu Qingyou. Dalam penandatanganan tersebut beliau didampingi oleh Wakil Rektor bidang Kerjasama

Tim perjalanan dari UNS ini dipimpin oleh Rektor, didampingi oleh Wakil Rektor bidang Kerjasama, Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya Bidang Akademik, serta dua Dosen Prodi D3 Bahasa Mandarin Stephanie Phanata dan Kristina Indah SR sebagai penerjemah bahasa Mandarin. Adapun tim penyambut dari XHU adalah pimpinan tertinggi XHU yaitu Sekretaris Partai, Bian Huimin, didampingi oleh Rektor, Liu Qingyou, Wakil Rektor bidang Kerjasama Fei Ling, Kepala Biro Akademik, Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Kepala Biro Keuangan, Dekan Fakultas Humaniora, serta Dekan Fakultas Pangan dan Bionering.

Pada kesempatan ini, Prof. Liu Qingyou menyambut hangat kedatangan Rektor dan staf UNS untuk melakukan kerjasama internasional. XHU dan UNS memiliki banyak kesamaan di bidang keilmuan, sehingga dapat saling mengembangkan kerjasama di bidang pertukaran dosen dan pelajar, penelitian bersama, bahkan seminar internasional.

Prof. Ravik Karsidi menyampaikan rasa terimakasih yang mendalam terhadap sambutan hangat dari XHU. Rektor UNS menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia yang diwakili oleh Kemenristek Dikti sangat mendukung kerjasama dengan Pemerintah Tiongkok yang diwakili oleh Universitas di Tiongkok. UNS dan XHU sepakat mendirikan Pusat Bahasa Mandarin/Confucius Institute bersama, serta mengembangkannya di wilayah Provinsi Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sebagian kecil daerah di Provinsi Jawa Timur. Confucius Institute di Provinsi Jawa Tengah ini merupakan yang pertama, sehingga pendiriannya sangat penting untuk mendukung pertukaran budaya Tionghoa dan pendidikan bahasa Mandarin di Indonesia. Prof. Ravik Karsidi berharap kerjasama antar kedua universitas ini dapat semakin memperluas berbagai bidang keilmuan di seluruh lapisan masyarakat pada masa mendatang.

Sekretaris Partai XHU Prof. Bian Huimin dalam pidatonya juga membahas pertemuan dengan UNS di Beijing pada bulan Januari lalu dalam rangka pengajuan pendirian Confucius Institute kepada Hanban. Confucius Institute di UNS merupakan Confucius Institute yang ke-7 di Indonesia, dan yang ke-1 di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Setelah Confucius Institute yang ke-6 pada tahun 2011 terakhir didirikan di Indonesia, 7 tahun kemudian berdirilah CI di UNS ini, sehingga Tiongkok dan Indonesia sangat memperhatikan kerjasama ini. Prof. Bian Huimin berharap agar kedua universitas dapat giat bekerja sama untuk menciptakan Pusat Bahasa Mandarin/ Confucius Institute yang berkontribusi pada masyarakat dengan menggabungkan keistimewaan dan kearifan budaya dari kedua belah pihak, memperluas kerjasama internasional, dan meningkatkan perekonomian masyarakat dunia.

Penandatangan MoA ditakukan pada tanggal 18 September, Rektor dari kedua universitas menandatangani nota kesepakatan pelaksanaan pendirian Pusat Bahasa Mandarin/ Confucius Institute di gedung Rektorat lantai 4 ruang 412, disaksikan oleh Sekretaris Partai XHU, Direktur IO XHU, Wakil Rektor bidang Kerjasama UNS, Dekan FIB UNS, dan Wakil Dekan FIB UNS. Ini adalah lambang bahwa kedua universitas telah resmi bekerja sama melaksanakan operasional pendirian PBM, CI turut serta dalam mendukung kerjasama Tiongkok dan Indonesia dalam bentuk “One Belt One Road”.

Pusat Bahasa Mandarin/ Confucius Institute di UNS ini akan melaksanakan kegiatan-kegiatan sbb : mengembangkan pendidikan bahasa Mandarin, mengadakan bahan ajar pengajaran bahasa Mandarin, memfasilitasi pelatihan dan sertifikasi bahasa Mandarin untuk tenaga pendidik, menyelenggarakan ujian kemahiran bahasa Mandarin, pertukaran budaya Tiongkok, Short Course bagi pelajar, serta pemberian beasiswa studi ke Tiongkok.

Penyerahan Plakat Confucius Institute atau Pusat Bahasa Mandarin di UNS akan dilaksanakan pada tanggal 11 Maret 2019 bertepatan dengan Dies Natalies UNS ke-43, yang rencananya akan mengundang tamu penting dari kedua negara. Pusat Bahasa Mandarin UNS memiliki  dua orang Direktur dari UNS dan XHU, keduanya akan bekerja sama dalam melaksanakan operasional Pusat Bahasa Mandarin yang secara resmi akan dibuka pada September 2019, sesuai dengan kalender akademik perguruan tinggi di Indonesia tahun ajaran 2019/ 2020. (Stephanie Phanata_kontributor FIB)

%d bloggers like this: