Sentraya Bhuana, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pecinta alam di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS menggelar pendidikan dasar (diksar) bagi sebelas anggota barunya, 11-17 Januari 2016 di Teleogo Dlingo, Karanganyar.

“Diksar ini bertujuan memberi bekal kepecinta-alaman, sekaligus memupuk keakaraban antar anggota dan mendidik generasi baru,” tutur Andrian Cahya, salah satu panitia.

Upacara pelepasan peserta diselenggarakan di halaman kampus FIB UNS, Senin (11//1).  Hadir pada upacara tersebut di antaranya semua anggota Sentraya Bhuana, Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni FIB Supriyanto, dan pembina UKM Sentraya Bhuana Suparyadi.

“Diksar ini melatih mental dan fisik. Karena itu, anda harus menjaga kesehatan,” pesan Suparyadi.

“Kita ini harus berkomitmen menjaga alam. Sejak saya bergabung Sentraya Bhuana pada tahun 1983, saya tidak pernah sekalipun memetik daun maupun bunga edelweis ketika saya mendaki, baik Merbabu, Merapi, Lawu, maupun lainnya,” tambah Suparyadi yang juga dosen Ilmu Sejarah FIB.

Pemberangkatan peserta ditandai dengan penyematan atribut peserta diksar secara simbolis oleh Priyanto, mewakili Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan dan Alumni FIB, yang saat itu berhalangan hadir.

%d blogger menyukai ini: