Sebagai upaya meningkatkan mutu layanan administrasi sehingga memperoleh  hasil kerja yang lebih efektif dan efisien, Fakultas Ilmu Budaya menyelenggarakan kegiatan “Penyusunan Standar Operasional Prosedur  (Prosedur Operasional Tetap) Pelayanan Non Akademik”, Jumat-Sabtu (10-11/11) di Hotel Nava, Tawangmangu.

Tujuan dari kegiatan ini adalah tersusunnya SOP yang baku di Fakultas Ilmu Budaya sehingga mampu memperjelas alur tugas, wewenang dan tanggung jawab dari petugas terkait.  Dan akhirnya pelayanan mampu berjalan secara efektif dan efisien.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut, diikuti sekitar 40-an peserta, yang terdiri dari dekan dan para wakil dekan, pimpinan administrasi  serta perwakilan jabatan di lingkungan FIB.

Dalam sambutannya Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dwi Purnanto  mengatakan, “Seiring persiapan UNS menjadi PTNBH, perlu sebuah langkah-langkah konkret untuk perbaikan mutu pelayanan”.

“Salah satunya adalah kebijakan yang bersifat progresif aktif. Sebab yang akan dilayanani nanti bukan hanya yang bersifat rutin namun juga bersifat non rutin. Sehingga pembuatan SOP (Prosedur Operasional Tetap) pelayanan Non akademik ini menjadi sangat penting untuk dilaksanakan,”lanjut beliau.

Selama acara berlangsung, pelatihan terbagi dari dua sesi yakni penyampaian materi tentang SOP oleh narasumber, Agus DP dan sesi kedua berisi praktek penyusunan SOP pelayanan di masing-masing subbagian beserta flowchat.  Ini berlaku di semua subbag di FIB baik Subbag. Akademik, Subbag. Keuangan dan Umum, Subbag. Kemahasiswaan dan Alumni serta Subbag. Perencanaan dan Informasi.

Disamping itu masing-masing diberikan juga pelatihan cara menggunakan aplikasi google drive.  Sehingga KTU maupun para kasubbag terkait, mampu memantau dan mengoreksi langsung SOP yang telah disusun masing-masing perwakilan jabatan di lingkungan subbagian yang menjadi tanggung jawabnya.

Kabag. Tata Usaha FIB, Mustikawati Endah Setyandari, mengatakan, “Banyak manfaat yang akan diperoleh setelah SOP ini tersusun. Antara lain petugas menjadi lebih mandiri serta mengurangi tingkat kesalahan serta kelalaian yang dilakukan oleh pegawai dalam melaksanakan tugas.”

Harapannya SOP lengkap sudah tersusun akhir Nopember 2017, sedangkan review dan evaluasi dilakukan Desember 2017. Pada awal tahun SOP sudah dapat dipakai sebagai pedoman/standar baku pelayanan dan diimplementasikan oleh semua pegawai di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya.

%d blogger menyukai ini: