• lomba-debat

MAHASISWA SASTRA ARAB SABET JUARA DALAM LOMBA DEBAT BAHASA ARAB

Jumat (29/10) agaknya menjadi hari yang menggembirakan bagi Istiqomah Anisaa. Pasalnya, mahasiswa semester tujuh ini, bersama kedua rekannya Azmil Fikri, dan Tsaniananda berhasil menyabet juara kedua dalam lomba debat ilmiah berbahasa Arab. Mengamini kegembiraan tim lomba debat Bahasa Arab, Rifan Yansa juga berhasil angkat tropi sebagai juara ketiga dalam lomba menulis dan presentasi karangan insya berbahasa Arab.

Semenjak hari Kamis (28/10) tim yang merupakan delegasi Program Studi Sastra Arab FIB UNS ini telah melakukan serangkaian proses seleksi dalam serangkaian lomba Walisongo Usbu’i Araby 2015 yang diselenggarakan dalam rangka milad Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Walisongo ke-23.  Lomba yang diikuti oleh mahasiswa dan pelajar se-Jateng dan DIY ini  memperebutkan beberapa kejuaraan. Untuk katagori mahasiswa sendiri terdapat empat macam katagori lomba; debat Bahasa Arab, karoke Bahasa Arab; Musabaqoh Qiroatil Kutub (mqk); insya; dan akhiukhti PBA 2015.  Namun program studi Sastra Arab hanya mendelegasikan mahasiswanya dalam tiga macam lomba; debat, mqk, dan insya.

Bersaing ketat dengan tim debat Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang menyabet tempat teratas, UNS hanya mengalami kekalahan satu poin dan terpaksa duduk di tempat kedua “Di babak final kita dapet 165 poin, Unnes 166 poin, cuma selisiih satu. Unnes memang menjadi saingan terberat buat kami”, tutur Istiqomah.

Di akhir acara seluruh peserta debat yang terdiri dari 13 tim mendapatkan evaluasi dari dewan juri yang merupakan dosen Pendidikan Bahasa Arab UIN Walisongo. “Debat yang baik itu yang tidak mengedepankan perasaan, memanfaatkan waktu, dan menyampaikan pendapat dengan baik”, tutup Istiqomah.

%d blogger menyukai ini: