Himpunan Mahasiswa Prodi Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya UNS, Qis’ar bekerja sama dengan Lembaga Kajian Islam dan Sosial, Yogyakarta (LKiS) menggelar kegiatan bedah buku, Selasa (19/9) di Ruang Seminar FIB. Tema yang di pilih adalah “Memperkokoh Ruh Nasionalisme sebagai Benteng dari Ancaman Radikalisme”

Tujuan dari kegiatan ini adalah mengumpulkan elemen masyarakat, terutama elemen kampus untuk diskusi terkait isi buku yang membahas radikalisme.

Buku yang dibahas adalah Para Perencang Jihad karya Diego Gambetta dan SteffenHertog dan Pengakuan Pejuang Khilafah karya Ed Husain.

Adapun narasumber yang dihadirkan adalah Hermanu Joebagio, Pakar Sejarah Islam Pertama di UNS dan Istadiyantha dosen Kajian Timur Tengah Sastra Arab FIB.

Supardjo, selaku wakil dekan bidang kemahasiswaan dan Alumni mengatakan, “semoga melalui diskusi ini mampu memberikan pemahaman baru yang baik dan benar tentang radikalisme. Dan sebagai civitas akademika, pengetahuan ini sebagai bekal untuk nanti dapat berbuat sesuatu yang bagi bangsa dan negeri serta bermanfaat bagi sesama.”

Di akhir kegiatan, para peserta akan memiliki pengetahuan bagaimana paham radikalisme serta implikasinya terhadap tatanan kehidupan, khususnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

%d blogger menyukai ini: