Sebagai tenaga pengajar di perguruan tinggi, selain mengajar mahasiswa, dosen harus terus mengembangkan ilmunya melalui penelitian dan menerapkan hasil penelitian tersebut melalui pengabdian kepada masyarakat. Dengan melakukan pengabdian masyarakat, Perguruan tinggi diharapkan mampu membumi dengan masyarakat. Dengan pengabdian masyarakat pula seorang tenaga pendidik mampu menjadi penggerak bagi pembangunan.

Berangkat dari kondisi diatas, tim P2M prodi Sastra Indonesia FIB UNS melakukan pengabdian untuk guru-guru di SMA Negeri 1 Plupuh Sragen dan SMK Negeri Jenawi Karanganyar. Bentuk acaranya adalah Pelatihan Pemanfaatan Tata Wacana Bahasa Indonesia dalam Penyusunan Soal Ujian di SMA dan SMK. Acara ini dilatarbelakangi masih adanya soal-soal ujian di SMA dan SMK yang kurang tepat dari segi tata wacana dan penalaran. Hal tersebut menyebabkan siswa kesulitan menyelesaikan soal yang dibuat guru. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kualitas SDM (dalam hal ini guru) dalam menyusun soal ujian.

Pelatihan hari pertama dilaksanakan pada Rabu, 9 Mei 2018 di SMK Negeri Jenawi dengan peserta sebanyak 47 guru. Hari kedua pada Jumat, 11 Mei 2018 di SMA Negeri 1 Plupuh diikuti oleh 26 guru.

Menurut ketua tim pengabdian, Rianna Wati, S.S., M.A., peserta mengikuti pelatihan ini dengan antusias dari pagi hingga sore dan menyerap materi dengan baik. Guru-guru juga membuat soal ujian yang kemudian dievaluasi oleh tim pengabdi.

Beliau berharap,”Semoga melalui kegiatan ini, kerjasama antarinstitusi bisa berlanjut dan memberi banyak mafaat bagi FIB khususnya dan para stakeholder pada umumnya.”

%d bloggers like this: