Fakultas Ilmu Budaya bekerjasama dengan Keluarga Alumni Fakultas Ilmu Budaya (KAFIB) Universitas Sebelas Maret menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum dan Silaturahmi Literasi Alumni Sasdaya Mesen. Terselenggara pada hari Senin (12/11/2018) di Ruang Seminar FIB. Sasdaya memiliki kepanjangan Sastra dan Budaya yang mana pada masa awal berdirinya, fakultas yang kini bernama Fakultas Ilmu Budaya,  bernama Fakultas Sastra dan Budaya. Sedangkan penggunaan nama Mesen, karena pada awalnya kampus UNS salah satunya berada di wilayah yang bernama Mesen, berada di Jalan Urip Sumohardjo. Sebelum akhirnya berpindah ke kampus utama yaitu Kenthingan yang berada di Jalan Ir. Sutami.

Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan peran alumni dalam ikut berkontribusi meningkatkan kualitas mahasiswa serta meningkatkan silaturahmi antar angkatan tersebut diikuti  oleh 200-an peserta. Terdiri dari mahasiswa FIB dan para pula para alumni dari beberapa angkatan. Salah satu hal yang menarik dalam kegiatan sehari semalam tersebut adalah kehadiran dari alumni 70-an beliau adalah  generasi awal pada saat UNS berdiri. Beberapa orang dari alumni tersebut tergabung dalam kegiatan penerbitan buku yang berisi kumpulan puisi yang berjudul “Kampus Mesen Merak Ati”. Para penulis adalah alumni dari berbagai Prodi, antara lain Prodi Sastra Jawa, Sastra Indonesia, dan Sastra Inggris.

Kegiatan terbagi dalam dua sesi yakni kuliah umum dan diskusi antar angkatan. Hadir sebagai  narasumber Aming Aminoedhin. Beliau adalah Alumni Sastra Inggris angkatan 1977 dan pernah  berdinas di Balai Bahasa Jawa Timur;  Mutoharul Djanan, alumni Sastra Inggris dan pernah berdinas di Kemenlu RI  dan Murtini, Dosen Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya.

Dalam paparannya, Aming Aminoedhin mengungkapkan tentang hubungan sastra dan teater. Beliau juga sharing dengan para mahasiswa agar senantiasa meningkatkan softskillnya.  “Sebagai mahasiswa, tidak harus belajar di kelas dengan membaca buku-buku namun juga harus aktif dengan kegiatan diluar selain dengan ilmunya sendiri sehingga membentuk kepribadian menjadi memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi.”

Selain mendapatkan materi berharga dari narasumber, peserta juga disuguhi pembacaan puisi oleh Wijang Warek dan Pudjiastusi, beliau berdua adalah alumni dan tim project penulisan buku puisi “Kampus Mesen Merak Ati”.

Pada malam harinya, kegiatan ini dilanjutkan dengan diskusi diskusi alumni tentang monotoring evaluasi kegiatan serta perencanaan kegiatan pada tahun mendatang. Antara lain tracer study dan reuni akbar. Sedangkan beberapa masukan dari Alumni adalah mengenai perlu dibuatnya media komunikasi, pembuatan program kerja yang lebih jelas, dan ketersediaan para alumni dalam keterlibatan program yang berdampak terhadap kemajuan KAFIB.

Sebagai wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan alumni, Supardjo mengharapkan ke depan kegiatan yang positif ini senantiasa dijaga dan ditingkatkan. Karena keberadaan alumni sangat dibutuhkan, baik untuk meningkatkan kerjasama, dukungan informasi ke dunia kerja, juga untuk penilaian karediatasi fakultas. Semoga banyak alumni yang memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan dan peradaban.

%d bloggers like this: