Sabtu (15/10), Fakultas Ilmu Budaya menggelar workshop untuk membekali lulusan dengan ketrampilan menulis naskah dalam berbagai bahasa. Workshop ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan tenaga  script writing yang terampil dan handal dalam berbagai bidang dan bahasa. Namun, mahasiswa dan para calon sarjana humaniora tidak banyak yang tertarik untuk menggeluti dunia pernaskahan. Padahal, keberadaan naskah dalam sebuah film/sinetron dan program televisi yang baik mutlak diperlukan.

“Dengan workshop ini kami ingin membuka wawasan mahasiswa FIB tentang script writing karena peluangnya sangat besar”, kata Asep Wirajaya yang juga staf pengajar Program Studi sastra Indonesia FIB.

Workshop yang diikuti oleh duaratusan mahasiswa ini, salah satunya mengundang pembicara dari Jakarta, Eric Satya, sutradara sinetron “Jinny oh jinny” dan “Awas Ada Sule”. Para peserta, dibekali dengan beberbagai model naskah untuk film, tahapan pembuatan naskah,  sampai dengan strategi menembus perfilman nasional dan internasional

“Alhamdulillah, para peserta sangat antusias. Harapan kami workshop ini mampu meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap tantangan dunia kerja baik di level regional, nasional maupun internasional ,” lanjut Asep.

%d blogger menyukai ini: