Awal Februari 2017 (9-10/2) Fakultas Ilmu Budaya mengelar kegiatan klinik publikasi internasional. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas jurnal publikasi internasional bagi staf pengajar dilingkungan FIB. Dalam kesempatan in FIB mengundang narasumber yang juga pakar scopus dari Malaysia yakni Bathiar Mohamad (Universiti Utara Malaysia) dan Shafinar Ismail (Universiti Teknologi Mara Melaka).

Selama dua hari terdapat beberapa agenda penting yakni :

  • Informasi sekaligus pembimbingan penulisan, proses submit artikel sampai dengan publish di jurnal internasional
  • Kerjasama FIB dan UUM untuk menyelenggarakan konferensi bersama yang terindeks scopus. Dalam hal ini UUM dan FIB bekerjasama dengan delapan ASL publisher.

“Penyelenggaraan tahun ini berbeda dari tahun yang lalu, “sekarang ini dengan enam jurnal terindeks scopus sehingga bisa bervariasi. Alhamdulillah  tahun 2016 sudah terpublikasi 24 artikel”, kata Sahid Teguh Widodo selaku PIC sekaligus staf pendidik di FIB. “Saat ini sudah terkumpul 50-an artikel. Kita harapkan tahun depan hasilnya sudah kita dapatkan”, lanjutnya.

Senada dengan hal tersebut, Dekan FIB, Riyadi Santosa mengatakan, “Saya mengapresiasi kegiatan ini. Pada tahun 2016 kita berhasil bekerjasama dengan Malaysia baik, program student exchange maupun publikasi scopus. Yang terdekat di tahun 2017 ini akan ada konferensi scopus di Malaysia dan Thailand. Kami berharap dosen FIB dapat menghadiri dan mengikuti konferensi tersebut.

Beberapa bulan ke depan FIB juga telah menyiapkan beberapa kegiatan yang melibatkan negara tetangga tersebut yakni visiting professor dan academy faculty (outbound). Salah satu tenaga pengajar FIB dari prodi Sastra Daerah dan Sastra Indonesia diundang sebagai dosen tamu di Akademi Pengajian Melayu, Universiti Malaya.

“Semoga beberapa kegiatan internasionalisasi di atas, mampu mengangkat Key Performance Indicator (KPI) UNS”, kata Riyadi mengakhiri sambutannya.

%d blogger menyukai ini: