Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Riyadi Santosa, mengintruksikan pada jajarannya untuk fokus upaya internasionalisasi pada kegiatan 2017. Hal ini disampaikan pada  Lokakarya Penyusunan Rencana Induk Pengembangan 2017-2031 dan Rencana Kegiatan Tahun 2017, Jumat-Sabtu (16-17/12) di Hotel Laras Asri Salatiga. Hadir dalam acara tersebut seluruh jajaran pimpinan di lingkungan FIB.

“Rektor sudah menegaskan bahwa titik tekan program dan kegiatan 2017 adalah kegiatan yang bersifat  internasional. FIB sebagai bagian dari UNS harus mampu mendukung komitmen tersebut,” tandas Riyadi.

“Kita fokus pada peningkatan publikasi, baik jurnal internasional berupa prosseding maupun scopus. Di samping itu,  kita tingkatkan juga program student exchange dan scholar exchange“, lanjut Riyadi

Ditemui terpisah, Agus D. Priyanto, anggota Tim Perencanaan dan Pengembangan (Renbang) FIB mengatakan, “Sebenarnya Rencana Bisnis Anggaran 2017 sudah kita susun pada 2016, namun perencanaan tersebut harus kita sinkronisasikan dengan perubahan program dan keadaan saat ini; bahwa kita butuh akselerasi pencapaian reputasi internasional sekaligus untuk persiapan menjadi PTNBH”

Riyadi optimis, FIB mampu meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan meningkatkan target KPI 2017 semuanya tercapai.

%d blogger menyukai ini: