Bertempat di Hotel Syariah, Sabtu (12/11), Fakultas Ilmu Budaya menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Penerapan Standar AUN–QA (University Network-Quality Assurance) dalam Pengelolaan Studi. Kegiatan ini bertujuan antara lain untuk mensosialisasikan kegiatan AUN-QA yang telah menjadi agenda penting UNS dalam rangka mendukung percepatan UNS menjadi PTNBH dan World Class University.

Tahun 2017 ada dua program studi di FIB yang akan melaksanakan sertifikasi AUN-QA yakni Prodi Sastra Daerah dan Prodi Sastra Inggris.

Dalam sambutannya, Riyadi Santosa, Dekan FIB mengatakan, “2016 adalah tahun perubahan dari kegiatan yang bersifat lokal dan regional menjadi  nasional dan internasional”. Kegiatan ini merupakan bagian upaya untuk internasionalisasi UNS.

“Pekerjaan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab dua prodi tersebut, namun menjadi tanggung jawab kita bersama, saya mengajak semua prodi di lingkungan FIB untuk mempersiapakan diri mulai sekarang,” lanjut Riyadi

Senada dengan hal tersebut di atas, Agus DP, Kaprodi D3 Bahasa Inggris sekaligus narasumber memaparkan, “ AUN QA merupakan sebuah assesment, bukan akreditasi. Penilaian dilakukan secara mandiri dengan menuliskan Self- Asssesment Report”.

Dalam penjelasanya, lebih lanjut Agus DP juga mengungkapkan bahwa pada prinsipnya AUN – QA dengan ISO adalah sama yakni memastikan proses bisnis layanan sesuai dengan aturan yang berlaku (internal manajemen).

Kegiatan yang berlangsung sehari tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan antara pimpinan fakultas dengan prodi mengenai RA termasuk target  penyelesaian masing-masing standar yang harus dicapai selama tahun 2017.

Harapannya sampai dengan 2019, ada 15 program studi di UNS yang telah tersertifikasi AUN-QA.

%d blogger menyukai ini: