Perkembangan pariwisata dan meningkatnya jumlah wisatawan yang semakin pesat. Tentunya harus didukung dengan adanya teknologi digital yang semakin canggih untuk di masa yang akan datang. Disisi lain digital tourism menjadi upaya pemerintah menyesuaikan kondisi pasar yang sudah berubah. Sebab saat ini wisatawan melakukan perjalanan mulai dari mencari dan melihat-lihat informasi, kemudian memesan paket wisata yang diminati hingga membayar secara online. Dengan kata lain kini wisatawan melakukan search and share menggunakan media digital.

Melihat kondisi diatas Program Studi D3 Usaha Perjalanan Wisata Fakultas Ilmu Budaya UNS mengadakan kegiatan untuk mempromosikan pariwisata yang ada di Solo Raya maupun luar kota Solo dengan mengadakan acara expo Road To Digital Tourism Expo, Senin (24/06/2019) di Danau UNS.

Kegiatan ini menampilkan 18 stand yang meliputi Desa Wisata yaitu Desa Wisata Laweyan, Desa Wisata Kemasan, Desa Wisata Wayang, Desa Wisata Kenep, dan selain itu terdapat pengisi stand Tour And Travel, serta beberapa kuliner di Solo Raya.

Tujuan dari pameran ini ialah sebagi ajang promosi jasa pariwisata dalam perkembangan teknologi serta membangun kreativitas masyarakat dalam pengembangan objek wisata dangan memanfaatkan teknologi. Sehingga dapat memberikan manfaat bagi para generasi millenial sekarang khususnya pada insan pariwisata.

Digital Tourism menampilkan berbagai kegiatan perlombaan yang diikuti oleh para siswa/siswi SMA/sederajat yaitu lomba Photography, Videographi, Speech, dan Tour Packages. Serta terdapat hiburan  dari mahasiswa Prodi D3 UPW yakni pencak silat, tari tradisional, Mix tradisional dan Modern dance selain itu juga menampilkan bintang tamu Keroncong Muda Surakarta dan DJ Henry.

Deria Adi Wijaya selaku Kaprodi mengatakan, “Harapannya dengan penyelenggaraan event ini menjadi sarana pembelajaran mahasiswa khususnya di bidang penyelenggaraan Meeting, Incentive, Conference, Exhibition (MICE). Selain itu bersamaan dengan penyelenggaran event ini dapat bermanfaat sebagai media promosi pagi para peserta pameran dalam memasarkan produk dan jasa mereka.”

%d bloggers like this: