Kuliah di Program Studi Sastra Indonesia bukan berarti hanya berkutat dengan prosa, puisi, drama, atau karya-karya sastra tulis lainnya. Setidaknya, ini yang ingin ditunjukkan oleh dua belas perempuan yang tergabung dalam Biru Ndog Bebek Percussions, sebuah grup musik yang memadukan jimbe, gitar, bass, dan gamelan Jawa.

Celinda Nestiary, anggota BnB Percussions mengungkapkan bahwa musik yang mereka geluti adalah perpaduan alat musik internasional dan gamelan Jawa. Lagu yang mereka bawakan sebagian besar adalah lagu-lagu Jawa yang mereka aransemen ulang karena BnB memang bertujuan untuk belajar dan memperkenalkan tembang-tembang Jawa.

“Awalnya memang tertarik dengan lagu-lagu di Solo kayak Gundul-Gundul Pacul. Personil kita kan juga rata-rata dari luar Solo, jadi ya memilih lagu-lagu dari sini. Dulu awalnya pengen belajar, tapi semakin ke sini ternyata banyak respon positifnya, jadi kita ingin mengangkat budaya Solo juga,” jelas Celinda.

Celinda berharap kelak BnB Percussions tetap bisa berjalan terus dan terus memiliki penerus agar bisa mengangkat budaya Jawa, terutama tembang-tembang Jawa yang sangat menarik. “Harapannya bisa jalan terus, ada regenerasinya, dan tetap eksis di Solo.”

%d blogger menyukai ini: